Cara Membuat QRIS Dinamis dari QRIS Statis

5 menit baca

QRIS dinamis adalah kode QRIS yang sudah memuat nominal transaksi. Pembeli cukup memindai kode, melihat jumlah yang benar di aplikasinya, lalu menekan bayar. QRIS statis, yang ditempel di meja kasir sebagian besar toko, tidak memuat nominal, sehingga pembeli harus mengetik jumlahnya sendiri. Panduan ini menjelaskan cara membuat QRIS dinamis dari QRIS statis yang sudah Anda punya.

Apa bedanya QRIS statis dan QRIS dinamis?

Keduanya memakai format data yang sama. QRIS dibangun di atas spesifikasi EMVCo Merchant-Presented QR, yaitu standar global untuk kode QR pembayaran. Isi kode QR berupa rangkaian teks pendek yang terdiri dari beberapa bagian bertanda (tag): nama merchant, kota, kode negara, mata uang, ID merchant, dan checksum di bagian akhir.

Perbedaannya ada pada dua hal:

  • Metode inisiasi. QRIS statis ditandai sebagai kode yang bisa dipakai berulang kali. QRIS dinamis ditandai sebagai kode untuk satu transaksi.
  • Nominal transaksi. QRIS dinamis memuat bagian nominal (tag 54). QRIS statis tidak punya bagian ini.

Karena strukturnya sama, QRIS statis bisa diubah menjadi QRIS dinamis dengan menambahkan nominal, mengubah penanda metode inisiasi, lalu menghitung ulang checksum CRC-16 agar aplikasi pembayaran menerima kodenya.

Kapan QRIS dinamis berguna?

QRIS dengan nominal tetap membantu di situasi berikut:

  • Harga tetap. Tiket acara, paket menu, kelas kursus, atau iuran bulanan. Satu harga, satu kode.
  • Menghindari salah ketik. Pembeli tidak mengetik angka, jadi kasus "harusnya Rp50.000 tapi terbayar Rp5.000" berkurang.
  • Antrean lebih cepat. Pembeli memindai dan langsung mengonfirmasi. Kasir tidak perlu menyebutkan nominal satu per satu.
  • Tagihan jarak jauh. Kirim gambar kartu QRIS lewat WhatsApp untuk tagihan jasa atau pesanan online dengan jumlah yang sudah pasti.

Untuk toko dengan harga yang berubah di setiap transaksi, QRIS statis biasa tetap lebih praktis.

Cara membuat QRIS dinamis langkah demi langkah

Gunakan Konverter QRIS. Semua proses berjalan di browser Anda.

1. Siapkan QRIS statis

Anda butuh salah satu dari dua hal ini:

  • Foto atau screenshot QRIS statis. Ambil gambar dari stiker QRIS di toko, atau unduh gambar QRIS dari aplikasi merchant Anda. Pastikan kode QR terlihat utuh dan tajam.
  • Teks QRIS mentah. Teks panjang yang biasanya diawali 000201. Sebagian aplikasi merchant menyediakan teks ini.

2. Unggah atau tempel

Tarik gambar ke area unggah, atau klik untuk memilih file. Jika Anda punya teks mentah, tempel di kolom yang tersedia. Alat ini membaca kode QR dari gambar lalu menampilkan data merchant yang terdeteksi: nama merchant, kota, kode pos, ID merchant, dan kategori usaha.

Periksa nama merchant. Pastikan nama yang muncul adalah nama usaha Anda. Jika tidak cocok, Anda memakai QRIS yang salah.

3. Isi nominal transaksi

Ketik jumlah dalam Rupiah pada kolom Nominal Transaksi. Angka otomatis diberi pemisah ribuan agar mudah dibaca.

4. Pilih biaya layanan (opsional)

Ada empat pilihan:

  • Tanpa biaya. Pembeli membayar tepat sebesar nominal.
  • Pembeli mengisi sendiri. Aplikasi pembayaran meminta pembeli mengisi tip.
  • Nominal tetap. Biaya Rupiah tetap ditambahkan otomatis.
  • Persentase. Persentase dari nominal ditambahkan sebagai biaya.

Sebagian besar penjual cukup memilih tanpa biaya.

5. Konversi dan unduh

Klik Konversi ke QRIS Dinamis. Hasilnya muncul sebagai kartu QRIS berisi nama merchant, NMID, kode QR baru, dan nominal. Anda bisa:

  • Unduh Kartu QRIS untuk menyimpan kartu PNG beresolusi tinggi.
  • Unduh QR Saja untuk menyimpan gambar kode QR tanpa bingkai kartu.
  • Salin Teks untuk menyalin teks QRIS dinamis, misalnya untuk dimasukkan ke sistem kasir Anda.

6. Uji sebelum dipakai

Sebelum mencetak banyak, pindai kartu dengan aplikasi pembayaran Anda sendiri. Periksa tiga hal: nama merchant benar, nominal benar, dan tombol bayar muncul. Batalkan transaksi uji jika tidak ingin membayar.

Apakah aman?

Gambar dan teks QRIS tidak diunggah ke server. Pembacaan kode, perubahan data, dan pembuatan QR baru terjadi di browser Anda. Alat ini menyimpan data terakhir di penyimpanan lokal browser agar tidak hilang saat halaman dimuat ulang. Tombol Bersihkan menghapus data tersebut.

Uang dari pembeli tetap masuk ke rekening merchant yang tercatat di QRIS asli Anda. Konverter hanya menambahkan nominal. Konverter tidak mengubah tujuan pembayaran.

Batasan yang perlu Anda ketahui

Hasil konversi mengikuti format payload QR EMVCo yang dipakai QRIS. Dalam pengujian kami, kode ini bisa dipindai oleh aplikasi pembayaran yang umum di Indonesia. Aplikasi yang mendukung QRIS, seperti GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dan m-banking, membaca format yang sama.

Meski begitu:

  • Hasilnya tidak disertifikasi oleh Bank Indonesia atau ASPI. Alat ini tidak terhubung dengan penyedia pembayaran Anda.
  • Tidak ada rekonsiliasi otomatis. QRIS dinamis resmi dari penyedia pembayaran biasanya membuat kode unik per transaksi dan mencatat status lunas di sistem. Kode buatan alat ini tidak melakukannya. Anda tetap memeriksa pembayaran masuk di aplikasi merchant seperti biasa.
  • Untuk kebutuhan resmi, seperti integrasi kasir atau e-commerce dengan pencatatan otomatis, gunakan QRIS dinamis dari penyedia pembayaran Anda.
  • Pembeli sebaiknya selalu memeriksa nama merchant yang tampil di aplikasinya sebelum membayar. Kebiasaan ini melindungi pembeli dari kode QR palsu.

Tips mencetak dan menampilkan kartu QRIS

  • Ukuran cetak. Cetak kode QR minimal selebar 5 cm agar kamera ponsel mudah membacanya dari jarak dekat. Untuk dipasang di dinding atau jarak jauh, perbesar ukurannya.
  • Kertas dan laminasi. Kertas doff atau laminasi doff mengurangi pantulan cahaya. Laminasi mengilap bisa membuat kamera sulit fokus di bawah lampu terang.
  • Jangan dipotong. Sisakan ruang putih di sekeliling kode QR. Kamera memakai area kosong ini untuk mengenali batas kode.
  • Satu kartu, satu harga. Beri label yang jelas pada setiap kartu, misalnya "Paket A Rp25.000", agar pembeli tidak memindai kartu yang salah.
  • Tampilan layar. Untuk ditampilkan di ponsel atau tablet, naikkan kecerahan layar dan matikan mode gelap pada penampil gambar.
  • Simpan teksnya. Salin teks QRIS dinamis ke catatan. Jika kartu rusak, Anda bisa membuat ulang kode QR dari teks tersebut dengan Generator QR Code.

Ringkasan

  1. Siapkan foto atau teks QRIS statis.
  2. Unggah ke Konverter QRIS dan periksa nama merchant.
  3. Isi nominal dan pilih biaya layanan bila perlu.
  4. Unduh kartu QRIS, uji dengan ponsel Anda, lalu cetak atau tampilkan.

QRIS dinamis dengan nominal tetap mempercepat pembayaran dan mengurangi salah ketik. Untuk transaksi yang butuh pencatatan otomatis, gunakan layanan QRIS dinamis resmi dari penyedia pembayaran Anda.