Tentang Zona Waktu
Zona waktu membagi dunia menjadi wilayah dengan waktu standar yang sama. Alat ini menggunakan API Intl.DateTimeFormat dari browser untuk konversi yang tepat, termasuk Day Light Saving Time (DST). Semua proses dilakukan secara lokal di browser Anda โ tanpa pengiriman data ke server mana pun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu UTC dan kenapa dipakai sebagai acuan?
UTC (Coordinated Universal Time) adalah standar waktu utama yang dipakai dunia untuk mengatur jam. UTC tidak mengenal daylight saving time, jadi titik acuannya stabil. Semua zona waktu ditulis sebagai selisih dari UTC: Jakarta (WIB) UTC+7, Makassar (WITA) UTC+8, Jayapura (WIT) UTC+9, dan Tokyo UTC+9.
Bagaimana daylight saving time memengaruhi konversi?
DST memajukan jam 1 jam di musim semi dan memundurkannya di musim gugur. Tidak semua negara memakai DST, termasuk Indonesia, dan negara yang memakainya berganti pada tanggal berbeda. Alat ini memakai API Intl.DateTimeFormat di browser yang mengetahui aturan DST setiap zona waktu dan menerapkannya otomatis.
Bagaimana menjadwalkan rapat antara New York dan London?
New York biasanya 5 jam di belakang UTC (EST) atau 4 jam saat musim panas (EDT). London UTC+0 (GMT) atau UTC+1 saat musim panas (BST). Selisihnya biasanya 5 jam (09.00 New York = 14.00 London), atau 4 jam saat jadwal DST kedua negara tidak bersamaan.
Apa bedanya GMT dan UTC?
Untuk keperluan sehari-hari, GMT dan UTC sama. Secara teknis, GMT adalah zona waktu (dipakai di Inggris saat musim dingin), sedangkan UTC adalah standar waktu yang tidak mengenal DST. Untuk penjadwalan antarsistem, UTC lebih andal karena tidak pernah berubah.
Apakah alat ini mendukung zona waktu dengan selisih setengah jam atau 45 menit?
Ya. Beberapa zona waktu punya selisih tidak standar: India (UTC+5:30), Iran (UTC+3:30), Nepal (UTC+5:45), dan sebagian Australia (UTC+9:30). Konverter memakai data zona waktu IANA yang menangani semua selisih dengan benar.